ASAL MULA GEREJA ST. YOSEF SEI SIKAMBING
Tahun 1960, dimulai dari pelayanan Pastor Van Damem, OFM. Cap. Pastor Goni Bukit memberi pelayanan sekitar Sei Sikambing. Sudah tinggal keluarga Saragih daerah tititpan yang selalu dilayani V. Sihombing di Sei Agul. Pastor Van Damem sering membagi aksi sosial kemudian mendirikan Karya Kasih di jalan Mistar. Sudah ada juga keluarga lain seperti keluarga L. Pintubatu, Keluarga G. W. Sitohang, keluarga Pastor Tadius, keluarga ……..(orang cina), keluarga Simanjorang di daerah Kapten Muslim, keluarga U. Silalahi di daerah pasar satu, keluarga Situmeang, keluarga Silalahi dekat kedai tuak, keluarga N. G. Tarigan, keluarga F. H. Karen dan sekitar 8 keluarga di Komplek Traktor (sekarang di Tomang Elok) dan sebagainya.
Pendirian Gereja Sei Sikambing.
Atas semangat bapak G. W. Sitohang dan teman-teman, sepakat membangun gereja Sei Sikambing berada di Kapten Muslim (Mariana). Kemudian melihat tempat strategi dan ada keluarga dari suku Cina yang tinggal. Sehingga pemiliknya ditetapkan di Gg. Pertama (tanah milik bapak G. W. Sitohang). Gereja dibangun atas semangat umat dan lurah bapak Suparman. Gereja mendapat rintangan dari masyarakat yang menolak. Melalui dialog dan G. W. Sitohang dengan lurah Suparman, akhirnya gereja bisa berdiri atau dibangun. Sumber dana dari keluarga G. W. Sitohang, keluarga bapak Cia Guan Lain (PTP III), dan umat Sei Sikambing. Dan ada juga sumbangan dari KAM (Pastor Van Dam) beserta pengurus gereja.
Sebagai Vorhanger I (1963 – 1964) : D. Silalahi (PLN) dan Dewan Jasmani : Bapak G. W. Sitohang berperan …………….. ditambah wakil Vorhanger yakni bapak Simanjorang (bea cukai). Umat semakin berkembang, ibadah masih menggunakan bahasa batak karena belum ada buku pedoman.





Users Today : 1
Users Last 30 days : 18
Total Users : 19