MINGGU SABDA ALLAH 2025 - Bagian 1
Saudara-Saudari, Umat Allah yang terkasih!
Hari Minggu Sabda Allah bagian ke-2 ini bertemakan : “Misi dalam Kitab Suci”. Dalam Katekese ke-2 ini kita diarahkan untuk mendalami apa itu Misi dalam Kitab Suci. Misi mengacu pada suatu tindakan memanggil seseorang untuk melaksanakan kehendak dari yang lebih tinggi. Allah yang menugaskan dan Allah yang mengutus. Kata Yunani yang dipakai adalah Apostello, untuk menunjukkan pribadi-pribadi yang diutus adalah yang dipilih untuk menyampaikan kehendak Allah.
Dalam Perjanjian Lama sejumlah teks tidak secara langsung berbicara tentang misi pewartaan. Tetapi sosok Misionaris yang diutus oleh Allah untuk menyatakan kehendak-Nya, adalah Yunus. Yunus diutus untuk pergi ke Ninive untuk mewartakan Kehendak Allah agar bangsa bertobat (Yun 1-4).
Dalam Perjanjian Baru, Yesus datang kedunia dengan misi yang jelas, yakni untuk menghadirkan Kerajaan Allah. Menggenapi nubuat Nabi Yesaya, Yesus datang untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin, memberikan pembebasan kepada orang-orang tawanan, penglihatan bagi orang-orang buta, membebaskan orang-orang yang tertindas dan untuk memberitakan tahun Rahmat Tuhan. Melalui Yesus, Allah menawarkan Kasih, Pengampunan dan Pemulihan bagi semua orang. Yesus menyadari bahwa Misi ini harus terus dilanjutkan. Yesus memanggil dan membina para murid. Dalam pembinaan ini mereka diajari dan diberi kesempatan untuk bermisi. Tugas utama yakni Pergi keseluruh dunia untuk mewarta.
Warta itu adalah warta universal, bukan dibatasi pada kelompok tertentu. Yesus menginginkan agar para murid mencapai semua bangsa, budaya, dan latar belakang. Pewartaan Injil harus merangkul semua orang.
Dalam rangka Pewartaan Injil, Yesus mengharapkan :
- Para murid membangun Komunitas baru, percaya akan pengajarannya, saling mendukung, dan menguatkan satu sama lain, hidup rendah hati, lemah lembut, penuh kesabaran, saling bertoleransi dengan Kasih dan berusaha memelihara kesatuan Roh dalam ikatan Damai.
- Para murid hidup dalam pelayanan. Pelayanan yang diharapkan adalah :
- Pelayanan kepada orang kecil. Rasul Yakobus dalam suratnya mencatat : Ibadah yang murni dan yang tak bercacat dihadapan Allah ialah mengunjungi anak Yatim Piatu dan janda-janda dan menjaga dirinya sendiri agar tidak dicemari oleh dunia.
- Perhatian dan Pembebasan bagi orang-orang yang terpinggirkan dan kepada kaum perempuan. Perempuan berperan penting dalam Misi Yesus untuk menemani dan mendukung secara finansial.
- Menjadi Pengikut yang Aktif. Dalam menyebarkan pesan Cinta, harapan dan keselamatan keseluruh dunia. Yesus menginginkan agar dibangun Komunitas Abadi yang didasarkan pada ajaran-Nya. Dasarnya adalah para murid telah menerima dengan Cuma-Cuma, maka harus dibagikan kepada sesama dengan Cuma-Cuma juga (Matius 10:8). Misi ini tidak akan mudah dilakukan. Tetapi Roh Kudus akan menguatkan, memberi kebijaksanaan dan kemampuan untuk melakukannya.
Saudara-Saudari, Umat Allah yang terkasih! Marilah semakin terbuka pada Sabda Allah
sehingga mendorong kita untuk menabur yang baik dalam hidup kita dimanapun berada.
PACE E BENE






Users Today : 5
Users Last 30 days : 173
Total Users : 174