KATEKESE 5 MENIT 5 JANUARI 2025

TAHUN YUBILEUM

Saudara-Saudari, Umat Allah yang terkasih!

Paus Fransiskus, Pemimpin tertinggi umat Katolik Sedunia, telah secara resmi mengumumkan Tahun Yubileum  2025, pada Kamis tanggal 9 Mei 2024, pukul 17.30 waktu setempat di Basilika Santo Petrus, Vatikan. Tahun Yubileum akan dimulai pada Selasa, 24 Desember 2024 atau pada malam Natal dan berakhir pada Selasa, tanggal 6 Januari  2026. Tema Tahun Yubileum 2025 adalah “Peziarah Pengharapan”

Berikut beberapa hal yang dilakukan Paus Fransiskus dalam rangka Tahun Yubileum 2025:

  1. Membuka Pintu Suci di Penjara Rebibbia, Roma, sebagai simbol harapan dan pengampunan 
  2. Menyerukan kepada negara-negara maju untuk menghapus utang negara miskin 
  3. Mengajak umat untuk menjadikan Yubileum ini sebagai masa pembaruan spiritual sekaligus solidaritas global.

Tahun Yubileum adalah tahun suci rahmat dan ziarah khusus dalam gereja Katolik. Umumnya, Tahun Yubileum ini akan diadakan setiap 25 tahun  sekali meskipun Paus dapat mengadakan tahun Yubileum luar biasa, seperti pada Tahun Iman 2013 dan Tahun Kerahiman 2016.

Tahun khusus ini pertama kali di jalani pada tahun 1470 ketika umat Katolik dipimpin oleh Paus Paulus II dan terakhir diselenggarakan pada tahun 2000.

“Tahun Yubileum adalah momen istimewa bagi kita untuk merayakan kerahiman Tuhan sekaligus melaksanakan tindakan kasih kepada sesama”.

Di tingkat keuskupan, pembukaan Tahun Yubileum dilakukan di katedral masing-masing pada 29 Desember 2024. Tetapi di Keuskupan Agung Medan Pembukaan Tahun Yubileum dilaksanakan tanggal 28 Desember 2025, Pkl. 17.00 Wib, di Gereja Katedral.

Paus Fransiskus  mengajak umat memaknai Tahun Yubileum sebagai perjalanan bersama untuk membawa harapan di tengah dunia. “Sebagai peziarah pengharapan, kita dipanggil untuk terus maju dengan iman, kasih, dan persaudaraan, meski di tengah situasi yang sangat sulit. Mgr. Kornel Sipayung mengajak umat agar Tahun Yubileum 2025 diharapkan menjadi momentum pembaruan spiritual bagi umat di Keuskupan Agung Medan ini.

Maka Tahun Yubileum ini, diharapkan kita  mampu :

  • Membebaskan diri dari dosa.
  • Membebaskan diri dari rasa takut
  • Membebaskan diri dari Kebencian
  • Membebaskan diri dari ketidak-adilan.
  • Membuka hati kita terhadap pembebasan yang dibawa oleh Kritus dan membagikan kepada orang lain melalui tindakan kasih dan keadilan.
  • Mempererat hubungan kita dengan Allah, sesama, diri sendiri dan Alam ciptaan.

Sebagai Peziarah Pengharapan, kita tidak berjalan sendirian tetapi dipanggil berjalan bersama,  Sinodalitas. Sebagi komunitas yang terlibat berpartisipasi untuk Misi Solidaritas. Dalam dunia yang penuh dengan Konflik dan ketidakpastian, membawa terang Kristus dan menjadi Saksi Kasih Kristus.

SSaudara-saudari Umat Allah yang terkasih. Marilah kita menjalani Tahun Yubileum ini dengan iman yang teguh, harapan yang kuat dan Kasih yang nyata. Sebagai Peziarah Harapan marilah kita melangkah bersama membawa pembebasan dan pemulihan kepada dunia yang membutuhkan, dan menjadi waktu untuk memperbaruan hidup kita dan menjadi Saksi Kristus. 

PACE E BENE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *