SEJARAH SANTA CLARA

Pada tahun 1980-an ini bertepatan juga pembangunan PERUMNAS HELVETIA, Kita mendapat pertapakan Gereja berlokasi di Jl Kemuning Raya. Hingga selesai pembangunan Gereja yang baru ini bernama Gereja Katolik ST PAULUS HELVETIA. Setelah selesai persemian gereja ini , umat yang berada di pasar II (KARYA) harus bergabung ke stasi ST PAULUS.

Beberapa tahun kemudian gereja gubuk yang berada di KARYA/PSR II dijual dan dibeli (tukar guling) tanah gereja di daerah PSR II daerah KARYA I. Untuk luas dalam m2 tanah tersebut kami tidak mendapat ukuran yang jelas. Dan mungkin setelah puluhan tahun kami mencari dan ingin melihat kondisi tanah gereja tersebut. Atas usulan para pengurus LK, dan sesepuh (orangtua) dan dibantu Bpk KEPALA DESA Bpk PETRUS SINURAT agar segera dijual kembali tanah tersebut sebab lokasi tidak memadai, umat muslim 90%, lokasi masuk gang-gang yang kecil.

Atas informasi dari KDS Bpk SMP SINAGA saat itu, agar segera mencari tanah untuk gereja yang baru hingga berbulan kami mencari dan mendapat pertapakan tanah untuk gereja berukuran 27×77 m berlokasi di JL PRINGGAN DESA HELVETIA saat ini.

Jadi agar lebih terang dan jelas bahwa Gereja perdana dari Karya awalnya dan kembali ke Karya yang dahulu Gereja Tua/Gubuk sekarang menjadi stasi ST CLARA ASISI di jl Peringgan Pasr II Desa Helvetia.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *