SEJARAH SANTA CLARA

C. PESTA PERESMIAN

DEDIKASI GEREJA ST CALAR-ASISI

Nama santa pelindung ST CLARA-ASISI atas usulan Bpk Pastor . Hari raya perayaan pelindung ST CLARA 11 Agustus. Setelah tercapai/terpilih DPS H baru Kembali pemilihan DPL di setiap LK. Kemudian rapat untuk mencari PANITIA PERESMIAN GEREJA ST CLARA ASISI. Yang menjadi paniitia harus dari orang dalam (ST CALRA). Nama nama panitia adalah sebagai berikut:

  • Ketua                           : Bpk JP Simanjuntak (LK YOH BOSKO)
  • Wakil Ketua                 : Bpk J Sinaga (LK ST MARIA JOSEPH)
  • Sekretaris                    : Bpk L Malau S.Ag (LK ST PHILIPUS)
  • Wakil Sekretaris          : Bpk JF Manik, S.Kom (LK ST THERESIA)
  • Bendahara                   : Bpk R Tampubolon (LK ST THERESIA) dan Bpk BM Sinaga (LK ST THERESIA)

Pesta peresmian Gereja ST CLARA ASISI pada hari minggu 19 Januari 2014 oleh yang mulia Mgr Pius Batubara, OFM, CAP, Bpk Antonius Tumanggor, S.Sos dan Dir RS Delitua Bpk Yohanes Sembiring.

III. LITURGI YANG AGUNG DAN ANGGUN

Setiap hari minggu, hari raya seperti biasa umat mengikuti Ekaristi Kudus yang dipimpin oleh para pastor kita. Selama beberapa tahun umta duduk di kursi plastik yang dipinjam dari LK Don Bosko. Bila LTK membutuhkan kursi kami segera mengembalikan. Terkadang jenuh, capek untuk tiap minggu mengembalikan kursi. Maka DPS + DPL + Seksi seksi rapat untuk pengadaan kursi. Dan seluruh pengurus setuju, maka setiap KK diwajibkan 2 kursi = Rp 200.000 (Dua ratus ribu rupiah). Atas kemurahan Bpk Pastor Benyamin Purba, OFM, CAP, kursi plastik warna biru tua dibeli sebaanyak 300 set.

Tetapi kalau menilai liturgi yang agung dan Anggun tak terpenuhi, karena kursi plastik bila pada saat duduk dan berdiri pasti ribut. Maka pengurus pun rapat kembali untuk membicarakan bangku kayu/panjang. Hasil rapat setiap LK wajib membuat satu bnagku seharga Rp.3.500.000. Pesanan bangku sebanyak 8 set yang dikerjakan oleh Ket Paulus Taruna Serang, kayu terbuat dari bahan kayu damar laut.

Hingga beberapa tahun kemudian, pengurus berdiskusi dengan Pastor Ambrosius Nainggolan, OFM, CAP untuk mencari pengadaan bangku kayu tersebut Bpk Pastor dab Bpk LM Sitohang (helvetia) serta Bpk Simanjorang pergi ke pakkat untuk pemesanan hanya bahan kayu. Berselang beberapa bulan bahan kayu datang dari pakkat, kita simpan di workshop Bpk Paulus Serang dan mereka yang mengerjakan/merakit bangku kayu tersebut. Tetapi belum lengkap dengan bantalan busa.Pada tahun 2025 Panitia Rehabilitasi Gereja membuat busa untuk berlutut.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *